Bukan perkara mudah meringkus teroris selicin Noordin Muhammad Top. Detasemen Khusus Antiteror 88 melakukan pengejaran dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Berikut kronologi pengejaran hasil rangkuman Tim Liputan 6 SCTV.

Bom bunuh diri terjadi di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, pertengahan Juli lalu. Markas Besar Polri lantas menggelar pertemuan pada 5 Agustus dengan petinggi Densus 88 guna mengejar Noordin di Jawa Tengah.

Pada Kamis (6/8), Densus 88 mengirim tim menuju Magelang untuk memobilisasi penangkapan pelaku aksi teroris. Hal ini terungkap setelah polisi menangkap Tatag di Kebon Salak, Kranggan, tiga tahun lalu.


Keesokan pagi, Densus 88 Mabes Polri menangkap Hendrawan dan Aris di Desa Kedu, Temanggung. Pihak kepolisan yang mengembangkan pengejaran lantas menahan Moh Zahri, ayah Tatag. Informasi itu segera direspons Densus 88 yang langsung mengepung rumah Moh Zahri.

Noordin yang berada dalam rumah melawan polisi. Ia menembaki aparat sehingga terjadi baku tembak antara Densus 88 dengan gembong teroris asal Malaysia itu. Akhirnya, Noordin tewas dalam penyergapan tersebut.(

0 comments

Post a Comment

,