Kelompok Noordin M Top masih eksis seiring belum suksesnya polisi menangkap teroris asal Malaysia itu. Bahkan kelompok ini diduga mengincar Presiden Obama yang diprediksi berkunjung ke Indonesia November nanti. Obama disebut sebagai 'target luar' kelompok Noordin.

"Memang rencana Noordin M Top adalah membunuh Presiden Obama saat datang ke Indonnesia November mendatang," analisis pengamat terorisme Dynno Cressbon.

Pada November, Obama dijadwalkan menghadiri KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Singapura. Dia juga akan mampir ke sejumlah negara di Asia. Meski belum diumumkan negara mana saja itu, diperkirakan Indonesia masuk hitungan mengingat Obama pernah menyampaikan niatnya berkunjung ke negeri masa kecilnya ini.

Dynno menyebut warga keturunan Arab yang selama ini bersembunyi bersama pelaku pengeboman JW Marriott dan Ritz Carlton yang merencanakan pembunuhan Obama. Jaringan Noordin, menurut Dynno, memang memiliki target dalam dan luar negeri.

"Sejumlah warga keturunan Arab yang besembunyi bersama kelompok operasi bom Marriott merencanakan target dalam dan luar negeri. Target dalam negeri membunuh SBY pada 17 Agustus sedangkan target luar negerinya membunuh Presiden Obama," ujar Direktur Pusat Studi Intelijen dan Keamanan Negara (Siknal) yang dekat dengan investigator terorisme ini.

Namun demikian, Dynno tidak menganggap ada keterkaitan pelaku rencana pembunuhan SBY dan Obama dengan pelaku bom di Ritz-Carlton dan JW Marriott.

"Itu tidak ada kaitannya dengan pengeboman JW Marriott dan Ritz-Carlton, itu rencana berbeda," tegasnya.


0 comments

Post a Comment

,